Jabat Sebagai Ketua Dewan BPIP , Gaji Megawati Lebih Tinggi Dari Jokowi.
BeritaINDOPK - Gaji Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tengah diperbincangkan. Banyak pihak menanggap gaji Megawati Rp 112 juta terlalu boros namun ada juga yang setuju karena tugas yang dipikul memang berat.
Gaji yang didapat oleh Megawati pun berdasarkan daftar hak keuangan sesuai dengan lampiran Perpres Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Gaji ini lebih besar dari sejumlah pejabat negara lain, salah satunya presiden, wakil presiden dan menteri-menteri kabinet kerja. Gaji Jokowi senilai Rp 62.740.030 yang berasal dari gaji pokok yakni Rp 30.240.000 dan tunjangan jabatan yakni Rp 32.500.000.
Partai Gerindra menyebut penetapan gaji para pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di atas Rp 100 juta sangat tidak pantas. Menurut Gerindra, peran BPIP juga tak jelas.
"Indonesia bisa dibilang diambang krisis ekonomi, lah kok malah jabatan yang kurang ada manfaatnya diberi gaji sebesar itu. Sangat nggak pantas," ujar Waketum Gerindra, Ferry Juliantono.
Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek), mempertanyakan kemampuan negara dalam membayar gaji yang melebihi presiden/wakil presiden itu. Dia sanksi apakah negara mampu membayar gaji Megawati dkk yang dianggapnya sangat fantastis.
"Pemerintah supaya jelaskan basis penetapan besaran angkanya. Apakah itu plafonnya maksimal sehingga cukup dibayar sesuai kemampuan negara? Ataukah jumlah tersebut harus dibayarkan semuanya?" ucap Awiek.
Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menilai ada alternatif program lain yang lebih bermanfaat untuk mendapat gelontoran dana dibanding menggaji tinggi BPIP.
"Jika pemerintah merasa keuangannya membaik, ya kita lihat saja dari data-data yang ada saat ini. Tentu tidak bisa disalahkan. Tapi tentunya masih banyak kok yang bisa dipikirkan yang bersentuhan langsung dengan rakyat," kata Ibas saat datang ke kediaman Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) di kawasan Widya Chandra.
Sekjen NasDem Johnny G Plate, mengaku tak masalah dengan besaran gaji Megawati dkk. Alasannya, BPIP mengemban tugas penting dalam rangka pembinaan dan pensosialisasian Pancasila. Apalagi, kata Johnny, pejabat fungsionaris di BPIP merupakan tokoh-tokoh besar bangsa.
"Tugas BPIP itu sangat penting terkait dengan ideologi dan konstitusi negara Pancasila," ujar Johnny.
Namun, di balik pro kontra semua itu, gaji Megawati dkk tak terlalu membebani negara. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengatakan gaji yang diterima Megawati Soekarnoputri sebesar Rp 112 juta tidak akan membuat APBN jebol.
"Tidak ada kaitannya dengan perekonomian naik turun lha, karena nominalnya juga menurut pandangan saya tidak akan membuat APBN jebol," kata Bamsoet saat acara buka bersama di kediaman dinasnya.
INDOPK.COM AGEN POKER ONLINE||BANDAR CEME||DOMINO QQ ONLINE TERPERCAYA
Promo Bonus Special IndoPK.com
1.Bonus TO ( Turn Over ) 0,5% Setiap Minggunya2.Bonus Referal 10%
3.Bonus New Member 10% ( Minimal Deposit 25.000 )
4.Minimal Deposit Cukup Rb 10.000
http://www.indopk99.com/




Tidak ada komentar:
Posting Komentar